Jumaat, 3 April 2015

Penulisan, yang bagaimana jadi pilihanmu?

Benarlah bahwa iman itu manba'nya wahyu,

terbukti pada rasa,
bila buku itu penulisnya penyembah makhluk,
tidak kira makhluk bernama nafsu, ideologi, batu, alam, atau haiwan melata,
maka perhatiannya yang tertumpah di setiap helaian luahan mindanya juga begitu, berpusing pada hal sementara dan terhenti di tujuan yang kabur.
bersumber kemunduran tamadun dan jiwa kering dan menafi tuhan.
sedang coretan hamba Allah, tari pena melukis semula syukurnya dalam sujud kesyukuran,
membuat pembaca membelek setiap inti tulisan,
hingga pohon syukur dan ilhamnya berbuah amal dan kesyukuran lain pula, menghidupkan hati alam di sekitanya pula,
tulisannya dari iman dan akhirnya membuahkan iman.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan